Service: Environment

Biodiversity

Protecting biodiversity: holistic management for a sustainable future

 

 

Keanekaragaman hayati merupakan unsur penting dalam sistem alami bumi kita karena menyediakan berbagai layanan ekosistem yang esensial. Namun, kehilangan keanekaragaman hayati telah meningkat secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Lebih dari 90% penyebabnya berasal dari lima faktor utama berikut: degradasi tanah dan kerusakan habitat, eksploitasi sumber daya, krisis iklim, pencemaran, serta masuknya spesies invasif.

 

Photo of a butterfly sitting on a flower. A construction site can be seen in the background

 

Pengelolaan Keanekaragaman Hayati dalam Industri Konstruksi

Industri konstruksi memiliki dampak yang signifikan terhadap keanekaragaman hayati dan ekosistem. Dampak tersebut terutama terlihat pada rantai nilai hulu—khususnya pada proses ekstraksi bahan baku untuk memproduksi material bangunan. Selain itu, selama pelaksanaan proyek konstruksi, lahan sering diubah, ditutup, atau disegel, sehingga mengurangi ruang alami bagi organisme.

Hal ini menimbulkan tantangan besar bagi flora, fauna, dan fungi yang bergantung pada ekosistem yang sehat dan tidak terganggu.

 

 

Kabar baiknya, industri konstruksi juga memiliki banyak peluang untuk memberikan kontribusi positif. Melalui perencanaan yang berkelanjutan dan upaya renaturalisasi yang terarah, dapat tercipta habitat baru bagi flora, fauna, dan fungi. Selain itu, pendekatan inovatif membantu melindungi ekosistem alami dan mendorong peningkatan keanekaragaman hayati dalam jangka panjang.

 

Proyek dan Langkah untuk Melindungi Ekosistem Kami

Pembangunan sistem manajemen keanekaragaman hayati di seluruh Grup dimulai pada tahun 2024. Sebagai bagian dari proyek ini, analisis kondisi saat ini dilakukan untuk mengidentifikasi serta mengonsolidasikan berbagai upaya biodiversitas yang sudah ada di dalam Grup. Berdasarkan analisis tersebut, langkah-langkah baru akan dikembangkan. Fokus lainnya adalah penerapan parameter pengukuran yang tepat dan pembangunan sistem pemantauan yang sesuai.

Saat ini, kami telah menerapkan berbagai langkah berikut dalam bidang keanekaragaman hayati :

  • Di lokasi ekstraksi milik kami, kami melaksanakan langkah-langkah untuk meminimalkan jejak ekologis dan melakukan renaturalisasi area. Untuk itu, kami bekerja sama dengan otoritas lokal dan kelompok pemangku kepentingan. Tindakan ini mencakup pembuatan biotop dan pelaksanaan penilaian ekologis secara berkala. Upaya ini dapat menghasilkan pemanfaatan lahan yang efisien sehingga menghindari intervensi yang tidak perlu terhadap alam.
  •  
  • Pada proyek konstruksi tertentu, terdapat persyaratan hukum dan regulasi yang mengharuskan dilakukannya Environmental Impact Assessments (EIA) atau analisis dampak lingkungan. Hal ini memastikan potensi dampak lingkungan dapat diidentifikasi sejak tahap perencanaan dan desain, serta langkah perlindungan dan kompensasi yang sesuai dapat diterapkan. Pendekatan ini juga diterapkan pada negara-negara operasi Grup di luar Uni Eropa melalui studi dampak lingkungan untuk proyek konstruksi tertentu.
  •  
  • Dalam bidang konstruksi electrical system di Indonesia, PTMMA menerapkan konsep lokasi konstruksi berkelanjutan sesuai standar Indonesia Sustainable Electrical (ISE). Sebagai bagian dari proses sertifikasi, kriteria terkait keanekaragaman hayati harus dipenuhi untuk proyek dengan durasi lebih dari tiga bulan. Langkah yang mendorong biodiversitas seperti penggunaan teknologi dan proses ramah lingkungan, minimisasi penyegelan permukaan, serta perhatian terhadap flora, fauna, dan fungi lokal wajib dilaksanakan.

Upaya-upaya ini menjadi bagian penting dari strategi kami. Dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan internal dan eksternal yang relevan, kami memastikan bahwa langkah-langkah kami efektif dalam jangka panjang dan berkontribusi terhadap pencapaian tujuan keanekaragaman hayati kami.

 

 

 

 

Unduhan

Panduan terkait perlindungan dan pelestarian keanekaragaman hayati serta perlindungan spesies dalam proyek konstruksi, beserta keterkaitannya dengan aktivitas bisnis kami, tersedia dalam Position Paper on Biodiversity.

Modal Image